SKHU adalah singkatan dari sesuatu yang mungkin pernah kamu dengar pas lulus sekolah, tapi nggak semua orang benar-benar paham artinya. Padahal, dokumen ini penting banget buat berbagai urusan, mulai dari daftar sekolah, kerja, sampai urusan administratif lainnya.
Nah, buat kamu yang masih bingung atau penasaran sebenarnya SKHU itu apa sih, yuk kita bahas bareng-bareng secara santai tapi tetap informatif.
Apa Itu SKHU?
SKHU adalah singkatan dari Surat Keterangan Hasil Ujian. Ini adalah dokumen resmi dari sekolah yang menjelaskan hasil ujian siswa, biasanya dikeluarkan sebelum ijazah resmi terbit.
Jadi, kalau kamu pernah lulus SMP atau SMA dan belum dapat ijazah, kemungkinan besar kamu pernah pegang SKHU. Nah, fungsi SKHU ini semacam surat pengganti sementara yang bisa dipakai buat bukti kelulusan.
Fungsi dan Kegunaan SKHU
Mungkin kamu mikir, “Kalau udah ada ijazah, ngapain repot-repot pake SKHU?” Eh, jujur aja, SKHU ini berguna banget lho, terutama di masa transisi kelulusan.
Beberapa kegunaan SKHU antara lain:
- Sebagai syarat daftar ke jenjang pendidikan berikutnya (SMA, Perguruan Tinggi)
- Untuk melamar kerja jika ijazah belum keluar
- Melengkapi dokumen administrasi lainnya
- Bukti bahwa seseorang sudah menyelesaikan ujian akhir
Perbedaan SKHU dan SKL
Banyak orang sering tertukar antara SKHU dan SKL. Padahal fungsinya agak beda. Nih, biar lebih jelas, kita bandingin langsung aja dalam tabel singkat:
| Aspek | SKHU | SKL |
|---|---|---|
| Singkatan | Surat Keterangan Hasil Ujian | Surat Keterangan Lulus |
| Isi Dokumen | Nilai hasil ujian | Pernyataan lulus/tidak |
| Kapan Diberikan | Setelah ujian selesai | Setelah pengumuman kelulusan |
| Tujuan | Bukti nilai siswa | Bukti status kelulusan |
Jadi, udah makin paham kan? Kalau masih bingung, bisa juga baca penjelasan lengkapnya lewat tautan ini: [perbedaan SKL dan SKHU].
Apakah SKHU Masih Diberlakukan Saat Ini?
Sekarang, istilah SKHU sudah mulai jarang dipakai secara resmi, karena sistem ujian nasional juga udah berubah. Namun, beberapa sekolah masih menggunakan istilah ini atau dokumen serupa untuk menjelaskan hasil belajar siswa.
Makanya, penting banget buat tahu konteks dan kebijakan sekolah masing-masing. Di beberapa tempat, SKHU digantikan dengan bentuk rekap nilai raport atau dokumen digital lain.

Format dan Contoh SKHU
Kalau kamu penasaran bentuk SKHU kayak gimana, biasanya isinya mencantumkan:
- Nama lengkap siswa
- NISN
- Nama sekolah
- Mata pelajaran dan nilai ujian
- Tanda tangan kepala sekolah
Contohnya bisa kamu lihat di sini: [contoh SKHU].
Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Soal SKHU
- Simpan SKHU dengan baik, minimal difotokopi beberapa kali.
- Jangan sampai rusak atau hilang, karena bisa jadi dokumen penting.
- Jika belum dapat ijazah, SKHU bisa jadi dokumen alternatif untuk legalisasi.
- Pastikan data di SKHU sesuai dengan identitas asli.
Baca juga: ANBK Adalah Singkatan dari Apa?
Pertanyaan Umum (FAQ) Seputar SKHU adalah Singkatan dari
Apa itu skhu dan apa bedanya dengan ijazah?
SKHU adalah surat hasil ujian siswa, sementara ijazah adalah dokumen final yang menandakan kelulusan resmi.
Apakah skhu bisa digunakan untuk melamar kerja?
Bisa banget, terutama jika ijazah belum keluar. Tapi pastikan perusahaan menerima dokumen sementara.
Bagaimana cara mendapatkan skhu dari sekolah?
Biasanya otomatis diberikan oleh sekolah setelah siswa menyelesaikan ujian akhir. Bisa juga diminta ke tata usaha.
Apa skhu masih dibutuhkan di era sekarang?
Di beberapa kasus, iya. Terutama untuk transisi sebelum ijazah diterbitkan.
Apakah skhu bisa dilegalisir seperti ijazah?
Bisa. Kamu bisa minta cap dan tanda tangan dari sekolah untuk legalisasi.
Kesimpulan
Sekarang kamu udah tahu kan, SKHU adalah singkatan dari Surat Keterangan Hasil Ujian. Meskipun sekarang udah nggak terlalu populer kayak dulu, dokumen ini tetap punya fungsi penting dalam beberapa situasi. Jadi, jangan disepelekan ya.
Kalau kamu pernah pakai SKHU buat daftar kuliah atau kerja, share dong pengalamanmu di kolom komentar. Siapa tahu bermanfaat buat yang lain juga!



