Saat menulis ucapan belasungkawa, undangan tahlil, atau pesan keluarga, banyak orang sering bingung soal singkatan almarhum dan almarhumah yang benar. Eh, tahu nggak sih? Meski terlihat sepele, penulisan singkatan ini sebenarnya penting supaya maknanya tetap sopan, pas, dan tidak menyinggung keluarga yang ditinggalkan. Karena itu, artikel ini bakal bahas lengkap tentang singkatan yang tepat, cara penggunaannya, hingga contohnya dalam kehidupan sehari-hari.
Apa Itu Singkatan Almarhum Dan Almarhumah?
Kalau kita dengar kata almarhum atau almarhumah, pasti langsung kebayang maknanya: seseorang yang telah meninggal dunia. Kata ini berasal dari bahasa Arab “al-marḥūm” yang berarti “yang dirahmati”. Sedangkan almarhumah adalah bentuk untuk perempuan.
Makna Singkat Almarhum
Digunakan untuk laki-laki yang sudah wafat.
Makna Singkat Almarhumah
Digunakan untuk perempuan yang telah meninggal dunia.
Meski begitu, banyak orang sering bertanya: “Kalau disingkat gimana yang benar?” Tenang, kita bahas di bawah.
Singkatan Almarhum Dan Almarhumah Yang Benar
Secara umum, singkatan kedua kata ini mengikuti aturan singkatan baku bahasa Indonesia, yaitu mengambil huruf awal dan ditutup titik.
Singkatan Almarhum
Bentuk yang tepat adalah alm.
Contoh penggunaan:
- alm. Budi Santoso
- alm. H. Ramlan
Singkatan Almarhumah
Bentuk yang benar adalah almh.
Contoh penggunaan:
- almh. Siti Mariam
- almh. Hj. Rukiyah
Gaya penulisan ini paling banyak digunakan di undangan formal, dokumen keluarga, hingga pemberitahuan duka.
Cara Menggunakan Singkatan Almarhum Dan Almarhumah Dengan Tepat
Kadang kita bingung kapan pakai singkatan, kapan tulis lengkap. Jujur aja, ini sering terjadi. Berikut panduan singkat yang bisa kamu ikuti.
Gunakan Singkatan Jika Ruang Terbatas
Contoh: di kartu ucapan, caption acara, atau undangan kecil.
Tulis Lengkap Untuk Kebutuhan Resmi
Contoh: surat keluarga, berita duka di media lokal, atau konten publik.
Hindari Penulisan Campuran
Misalnya “Alm Budi” tanpa titik. Meskipun umum, ini tidak sesuai kaidah kebahasaan.
Contoh Penggunaan Singkatan Dalam Kalimat
Berikut contoh biar kamu makin paham cara pemakaiannya:
- “Kami sekeluarga turut mendoakan alm. Abdullah agar diterima amal ibadahnya.”
- “Tahlil untuk almh. Yuniar akan dilaksanakan malam ini.”
- “Keluarga alm. Fajar mengucapkan terima kasih atas perhatian semua pihak.”
Tabel Ringkas Singkatan Almarhum Dan Almarhumah
| Kata Lengkap | Arti | Jenis Kelamin | Singkatan Baku |
|---|---|---|---|
| Almarhum | Yang dirahmati (telah wafat) | Laki-laki | alm. |
| Almarhumah | Yang dirahmati (telah wafat) | Perempuan | almh. |
Perbedaan Almarhum, Almarhumah, Alm., dan Almh.
Perbedaan Laki-Laki dan Perempuan
Ini paling dasar: almarhum untuk laki-laki, almarhumah untuk perempuan.
Perbedaan Singkatan
- alm. = almarhum
- almh. = almarhumah
Kesalahan Umum
Seperti menulis almarhumh, almhr., atau almarhum(a) dengan tambahan huruf yang tidak perlu.
Baca juga: Capi Singkatan dari Apa? Penjelasan Lengkap yang Mudah Dipahami
Pertanyaan Umum (FAQ) Seputar Singkatan Almarhum Dan Almarhumah
1. Apa perbedaan singkatan almarhum dan almarhumah dalam penggunaan sehari-hari?
Almarhum dipakai untuk laki-laki yang sudah meninggal, sedangkan almarhumah untuk perempuan. Penggunaan ini sudah umum di Indonesia, baik dalam percakapan, undangan tahlilan, maupun berita duka.
2. Bagaimana cara menulis singkatan almarhum dan almarhumah yang benar sesuai EYD?
Secara EYD, keduanya tidak perlu disingkat karena sudah menjadi satu kata baku. Bentuk seperti alm. atau almh. biasanya hanya digunakan di pesan singkat atau catatan informal.
3. Apakah singkatan almarhum dan almarhumah boleh dipakai di dokumen resmi?
Tidak disarankan. Dokumen resmi seperti surat warisan atau administrasi keluarga lebih baik menggunakan bentuk lengkap untuk menghindari salah tafsir.
4. Mengapa sebagian orang menyingkat almarhum dan almarhumah di media sosial?
Biasanya karena ingin cepat saat membuat postingan atau menulis ucapan belasungkawa. Walaupun begitu, bentuk lengkap tetap dianggap lebih sopan.
5. Apakah ada kesalahan umum terkait singkatan almarhum dan almarhumah?
Ya, biasanya orang memakai satu singkatan untuk keduanya, seperti alm. untuk laki-laki dan perempuan. Ada juga salah ejaan kecil yang sebaiknya dihindari.
Kesimpulan
Sekarang kamu sudah tahu penulisan singkatan almarhum dan almarhumah yang benar sesuai kaidah. Mulai dari penggunaan alm. dan almh., hingga contoh kalimat dan kesalahan yang sering muncul. Pengetahuan kecil seperti ini kadang terlihat remeh, tapi penting dalam menjaga sopan santun dan ketepatan bahasa—apalagi dalam konteks duka yang sifatnya sensitif. Kalau kamu ingin artikel lain seputar istilah agama, bahasa, atau singkatan formal, tinggal bilang aja ya!


